Tembakau Untuk Kemakmuran Indonesia

pabrik rorkok

Produksi Rokok Tahun Ini Tertekan Naiknya Tarif Cukai

in News by

Volume penjualan rokok diperkirakan stagnan pada tahun ini. Penyebabnya antara lain adalah kenaikan tarif cukai rokok.

Hasan Aoni Azis, Sekretaris Jenderal Gabungan Asosiasi Perserikatan Pengusaha Rokok Indonesia (Gappri) khawatir, kebijakan pemerintah yang agresif mengerek tarif cukai rokok bisa berakibat pada penurunan produksi rokok. Dampak berikutnya merembet ke penurunan produksi di pabrik dan pengurangan tenaga kerja alias PHK.

Hasan memperkirakan tahun ini produksi bakal turun 5 persen-6 persen. Namun masih ada harapan perbaikan produksi dan konsumsi dari membaiknya tingkat daya beli masyarakat setelah ada perbaikan pertumbuhan ekonomi.

Perkiraan Gappri tak beda jauh dengan perkiraan analis saham. Misalnya Analis Mandiri Sekuritas Matthew Wibowo dan Kevin Halim dalam proyeksi yang dipublikasikan 8 Maret 2016 lalu menyebut, kinerja PT HM Sampoerna Tbk tahun ini produksi HMSP ini masih akan flat di kisaran 110 miliar batang.

Meskipun volume produksi masih stagnan, Mandiri Sekuritas memperkirakan perusahaan ini tetap bisa mencetak pertumbuhan penjualan sebesar 16 persen dari proyeksi realisasi tahun ini Rp 89,076 triliun menjadi Rp 103,54 triliun.

Sementara proyeksi laba naik 10 persen dari proyeksi realisasi 2015 sebesar Rp 10, 36 triliun menjadi Rp 11,7 triliun. Hanya saja kenaikan pendapatan dan laba bersih ini bisa didapat dengan asumsi mereka menaikkan harga jual produk sebesar 10,5 persen tahun ini.

Latest from News

Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com