Tembakau Untuk Kemakmuran Indonesia

?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

GAPPRI Tegaskan Industri Tembakau Penggerak Ekonomi Nasional

in News by

Kretek.co  – Guru Besar Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany dalam opini di sebuah harian nasional menyebut bahwa Kementerian Perindustrian telah mengganjal Nawacita Presiden Jokowi karena menerbitkan Permenperin Nomor 65 Tentang Peta Jalan Industri Hasil Tembakau. Tak cuma itu saja, ia mengklaim tiap tahun industri rokok memakan nyawa lebih dari 200 ribu.

Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) Ismanu Soemiran menilai, kampanye-kampanye negatif terhadap industri nasional, terutama terhadap industri tembakau, sejatinya bertujuan mematikan ekonomi dalam negeri.

Seharusnya, pemerintah, lebih jernih melihat regulasi asing dari segala sisi karena seringkali, aturan-aturan yang dibuat rezim internasional hanya untuk menguasai jantung ekonomi, tak terkecuali tembakau terutama kretek yang ingin dimusnahkan.

“Masa depan itu ada di Asia, sebab wilayah yang lain sudah tertata rapi dengan segala bentuk peraturan, tidak memungkinkan ambil regulasi celah. Sehingga Indonesia menjadi incaran, ini dimulai dengan MEA yang menjadikan Indonesia hanya sebagai pasar,” tegas Ismanu, saat dihubungi wartawan, Minggu (8/5).

Seharusnya, dengan fakta itu, para cerdik pandai juga pemegang kebijakan harus peka terutama terhadap kebhinekaan, kebangsaan, sehingga tidak mudah mengkambinghitamkan, menuduh tembakau sebagai musabab segala masalah.

Malahan, kontribusi ekonomi besar dari tembakau, semestinya dibuat sebuah kebijakan yang mencerminkan kedaulatan ekonomi dan budaya agar kretek terus bisa dilindungi.

“Jangan mengabaikan kebhinekaan, negara ini punya potensi, termasuk tembakau di dalamnya, jangan sampai tergadaikan,” tegasnya.

Ismanu curiga, setiap orang atau kelompok yang bicara tidak bersadar bhineka tunggal ika, maka patut dicurigai ia memiliki utang janji, motivasi tersembunyi, sambil menggadaikan wawasannya.

“Barang siapa yang mau menggadaikan kebangsaan biarlah nanti waktu yang menghukumnya,” ucap Ismanu.

Industri tembakau, kata Ismanu, sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional, juga sah beroperasi dan industri legal karena dilindungi undang-undang sehingga memiliki hak, kewajiban, tuntutan, dan perlindungan yang sama.

Kalangan pengusaha tembakau, menurut Ismanu, semua lahir dari kemurnian perjuangan bukan sim-salabim tiba-tiba menjadi raksasa, kecuali industri yang memang diakuisisi oleh asing dimana mereka tidak pernah berjuang.

“Kami selaku asosiasi gundah manakala dianggap bahwa Indonesia sudah tidak perlu berpaling melihat bobot makna isi deklarasi kemerdaan maupun lambang negara, harusnya para pemimpin negara benar benar lebih menghargai kontribusi tembakau,” tegasnya.

Ia menambahkan, kretek lahir dengan perjuangan tidak mudah bahkan sudah jadi bagian dari kegiatan budaya, masih ada kelompok menggunakan rokok sebagai media komunikasi baik secara fisik dan non fisik.

“Tentang kesehatan yang diperjuangkan tidak murni lagi, kalau murni mengapa mereka tidak pernah kampanye peredaran makanan makanan tidak sehat, satu persatu mulai terbongkar, munculnya makanan makanan palsu diolah kembali, bertahun tahun tidak ada satu pun dari kelompok kesehatan ini melakukan perlawanan,”kritik Ismanu.

Ia geram karena industri tembakau yang legal, sering diputarbalikan, dipelintir, padahal segala pungutan seperti cukai, pajak, berdasar peraturan pemerintah yang resmi.

“Mereka yang kampanye negatif ini menyasar kekuatan penunjang perekonomian pilar bangsa, karena industri tembakau ini menyumbang lebih dari Rp150 triliun per tahun,” tandasnya.

 

Latest from News

Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com