rokok2

Kampanye Anti Tembakau Bertopeng Kesehatan

in News/Ragam by

Kretek.co –   Koalisi Nasional Penyelamatan Kretek (KNPK) menilai kelompok anti rokok sibuk berkampanye dengan topeng kesehatan. Kampanye ‘hidup sehat’ digunakan sebagai pembenaran. Siasat pengalihan konsumsi diolah-kemas, dimonopoli secara “ilmiah” dan shopisticated.

Koordinator KNPK, Zulvan Kurniawan, mengungkapkan, kampanye regulasi anti rokok yang dimulai di negara-negara maju, perlahan-lahan mulai menggoyahkan industri kretek.

Kata Zulvan, perusahaan-perusahaan multinasional bergerak cepat untuk menguasai perusahaan-perusahaan rokok nasional, mendatangkan mesin-mesin pencetak rokok mengganti sentuhan tangan para buruh kretek.

“Di sisi lain, perusahaan-perusahaan farmasi internasional yang berdiri di belakang kampanye anti tembakau, mulai menyiapkan produk-produk terapi anti nikotin, yang siiap dipasarkan demi meraup potensi keuntungan melimpah. Aktivitas merokok dikriminalkan secara sistematis!,” cetus Zulvan.

Menurut Zulvan, komoditas rokok kretek yang seluruh kontennya tersedia di dalam negeri ini, telah hidup dan berkembang ratusan tahun. Tak berhenti di situ, kretek bahkan menyumbang uang yang tidak sedikit untuk negara modern bernama Indonesia.

“Penerimaan pendapatan negara dari industri ini, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan dari sektor migas,” jelasnya.

Karena itulah, KNPK menggugah sekaligus menggugat khalayak, akan pentingnya keberpihakan terhadap kretek Indonesia, yang terancam dipunahkan oleh kepentingan pemodal asing.
EPG