tembakau8

Meski Kualitas Menurun, Perusahaan Mitra Tetap Beli Tembakau Petani

in News by

Kretek.co – Kepala Dinas Perkebunan Nusa Tenggara Barat Budi Subagio memastikan meski terjadi penurunan kualitas dan produksi tembakau tidak merata di daerah itu, perusahaan mitra tetap akan membeli hasil produksi tembakau petani.

“Tidak ada masalah, kami yakin tembakau petani akan dibeli seluruhnya oleh perusahaan. Apalagi, hampir mayoritas petani tembakau merupakan binaan perusahaan,” kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) NTB Budi Subagio, di Mataram, Jumat.

Ia menjelaskan, sudah sejak awal para petani tembakau telah memperoleh pembinaan dan bimbingan teknis dari petugas agronom milik perusahaan. Selain itu, produksi tersebut juga diluar kehendak, karena pengaruh kemarau basah akibat badai La Nina.

“Dengan hubungan baik pihak perusahaan dan petani, sulit bagi perusahaan tidak mengambil hasil tembakau paara petani,” ujarnya.

Budi menuturkan, jika merujuk hasil komunikasi yang dilakukan pihaknya dengan pihak perusahaan, hasil produksi tembakau Virginia Lombok pada tahun ini, diperkirakan akan menembus angka 30 ribu ton. Sedangkan, luas areal tanam petani di Pulau Lombok mencapai kurang lebih 15 ribu hektar.

Namun demikian, tidak dipungkiri, keuntungan para petani melihat kondisi cuaca tahun ini, diprediksi akan turun signifikan bila dibadingkan tahun lalu yang memiliki iklim panas yang cukup panjang.

“Terpenting itu panen tembakau petani kita bisa terserap sepenuhnya oleh perusahaan. Persoalan untung dan rugi, memang sudah biasa. Tapi, tahun ini, petani kita tidak seuntung tahun lalu,” ucapnya.

Ia berharap para petani tembakau tidak perlu khawatir atas perilaku perusahaan yang kini belum melakukan pembelian. Hal ini lantaran, pihak perusahaan tengah melakukan kalkulasi harga yang sepantasnya yang disesuaikan dengan kondisi pasaran tembakau dunia.

“Walaupun begitu, kami tetap memantau situasi sambil mengecek kondisi perusahaan,” imbuhnya.

Karena itu, Budi Subagio menjamin meski terjadi penurunan pada kualitas tembakau yang di tanam para petani mitra, pasti pihak perusahaan tidak membeli. Tinggal saat ini, hanya persoalan waktu.

“Kami tidak akan pernah tinggal diam melihat kondisi petani tembakau di NTB,” tandas Budi. (antara)