Tembakau Untuk Kemakmuran Indonesia

Di Balik Kampanye Anti Rokok

Harga Rokok Bikin Resah, Petani Tembakau Siap Serbu Istana

in News by

Kretek.co – . Bergulirnya wacana kenaikkan harga rokok hingga Rp 50 ribu, membuat meradang para petani tembakau. Mereka menilai, pihak-pihak yang mewacanakan kenaikkan rokok setinggi itu berniat menciptakan kegaduhan.

“Dorongan dari mereka untuk menaikan harga rokok bukan sebuah kecerdasan dan kecerdikan. Menurut hemat kami ini merupakan sebuah agitasi untuk menciptakan kegaduhan. Ini provokasi yang dilakukan orang-orang anti tembakau,” kecam Agus Parmudji, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia.

Provokasi menaikkan harga rokok hingga Rp 50.000 sangat tidak rasional. Mereka yang sedang memprovokasi kenaikkan harga rokok itu tidak menyadari bahwa usulan itu akan berdampak buruk lumpuhnya sendi-sendi ekonomi budaya pertanian tembakau.

“Pertanian tembakau itu sudah mengakar dan turun temurun sebagai alat dan media untuk mencari makan. Provokasi menaikkan harga rokok adalah tindakan yang mengancam stabilitas nasional di sektor penerimaan negara,” imbuh Agus.

Harapan kami jangan sampai negara dan pemerintah terkecoh, didikte oleh kepentingan lain yang mengakibatkan munculnya kebijakan yang merugikan bangsa kita. Provokasi menaikan harga rokok menjadi Rp 50 ribu bukan murni kepentingan mulia tapi kepentingan yang bersandar pada keinginan untuk menguasai ekonomi dan menghancurkan Indonesia.

Namun Agus percaya, percaya pemerintah akan bersikap bijaksana dengan tidak akan menaikkan harga rokok seperti kehendak kelompok anti tembakau. Pemerintah akan berpikir lebih dalam bahwa persolan tembakau mempunyai peranan penting dalam membangun Indonesia.

Perlu diketahui, industri hasil tembakau, mulai pertanian tembakau hingga pabrik rokok, berandil kuat dalam perekonomian Indonesia. Bahkan saat krisis ekonomi berat pada 1998 silam, industri hasil termbakau tetap bertahan dan mampu berkontribusi kepada Negara.

“Di industri ini melibatkan banyak orang. Mulai dari petani tembakau, buruh tani hingga sampai ke pedagang asongan yang bekerja untuk menghidupi keluarganya.
Petani tembakau tidak mungkin akan menanam selain tembakau karena mereka sudah memahami karakter tanah, kondisi geografi daerah, faktor budaya alam. Tembakau merupakan pondasi kaum petani tembakau untuk mencari nafkah,” ujarnya.

Agus menuding, usulan kenaikkan harga rokok mencapai Rp 50 ribu itu sebagai agenda untuk membenturkan petani dengan pemerintah agar situasi negara tidak kondusif. “Kalau ini terus dipaksakan oleh kelompok anti tembakau, tidak menutup kemungkinan petani akan datang ke ibukota ramai ramai,” pungkas Agus.

Latest from News

Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com