Tembakau Untuk Kemakmuran Indonesia

meme06

Wantanas Desak Pemda Perhatikan Komoditi Tembakau

in News by

Kretek.co – Pemerintah Kabupaten Wonosobo kurang memerhatikan para petani tembakau, padahal kontribusi mereka terhadap pendapatan negara maupun daerah cukup signifikan, kata Deputi Sistem Nasional (Sisnas) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), Mayjen TNI Aris Martono Haryadi.

Aris di Wonosobo, Rabu mengatakan, potensi pertanian di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah sangat beragam dan tidak didominasi tanaman pangan seperti padi, jagung maupun kedelai saja sehingga sudah selayaknya pemda juga memberikan porsi perhatian lebih terhadap para petani tembakau.

Ia mengatakan hal tersebut usai menggelar rapat koordinasi tim Kajian Daerah (Kajida) dengan Bupati Wonosobo, Dandim 0707, Kapolres dan jajaran Pejabat Pemkab Wonosobo, di Ruang Mangunkusumo Setda Wonosobo.

Aris menilai ketidakseriusan pemkab terhadap para petani dapat dilihat dari tidak adanya petugas penyuluh lapangan (PPL).

“Kemarin saya sudah ke desa Reco dan mendengar langsung keluhan para petani tembakau, termasuk soal kurangnya kehadiran PPL,” katanya.

Ia menuturkan para petani juga mengeluhkan kurangnya dana pembinaan karena terhambat regulasi serta ketidakmauan pabrikan menyerap tembakau akibat kualitas hasil panen tidak sesuai standar yang ditetapkan.

“Hal ini akan menjadi bahan kajian kami di Wantannas sebelum kami laporkan kepada Presiden,” katanya.

Ia mendorong pemerintah daerah lebih memperhatikan sektor pertanian, khusunya tanaman tembakau di Wonosobo agar ke depan nasib para petani lebih baik.

Perwakilan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Cabang Wonosobo, Ristomoyo menyampaikan keinginan agar Wantannas membantu para petani tembakau, yang diibaratkannya sudah jatuh tertimpa tangga.

“Kami berharap pemerintah bisa memberikan subsidi agar produktifitas meningkat dan tidak kalah dengan tembakau impor,” katanya.

Ia mengatakan selama ini penerimaan negara dari hasil cukai tembakau terus meningkat, mulai dari Rp55,4 triliun pada 2009 hingga mencapai Rp154 triliun pada 2015.

“Bahkan kami dengar target penerimaan negara dari cukai tembakau pada tahun 2016 mencapai Rp168,8 triliun,” katanya.
(ant)

Tags:

Latest from News

Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com